Ilmu Hukum

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM

  • Para tenaga pendidik pada Fakultas Hukum Universitas Dr Soetomo tergabung ke dalam beberapa bidang studi. Bidang Studi merupakan organisasi di dalam fakultas di mana para tenaga pendidik tergabung dan berkelompok sesuai minat dan keahlian masing-masing. Bidang-bidang Studi bertugas untuk membina keilmuan serta mengoordinasikan pengembangan mata kuliah dan metode pengajaran di masing-masing bidang ilmu hukum yang ditekuni.

Bidang studi hukum meliputi :

  1. Bidang Studi Dasar-dasar Ilmu Hukum

Bidang studi ini berisikan mata kuliah-mata kuliah yang fokus pada kecakapan-kecakapan dasar yang harus dimiliki oleh calon sarjana hukum dalam menemukan logika hukum sebelum melakukan spesifikasi pengkajian ilmu hukum tertentu. Mata kuliah-mata kuliah dalam bidang studi ini antara lain adalah pengantar ilmu hukum, pengantar hukum Indonesia dan ilmu negara.

  1. Bidang Studi Hukum Keperdataan.

Bidang studi ini berisikan mata kuliah-mata kuliah yang fokus pada pengkajian persoalan hukum tentang hubungan antara sesama anggota masyarakat secara keperdataan seperti perkawinan, perceraian, kewarisan, perjanjian dan sebagainya. Di dalam bidang studi ini juga terdapat mata kuliah-mata kuliah yang fokus pada kegiatan perekonomian yang secara khusus merupakan derivasi dari hukum keperdataan seperti hukum dagang, hokum, asuransi,hukum terkait penanaman modal hukum terkait dengan tanah, hukum waris, dan sebagainya.

  1. Bidang Studi Hukum Pidana.

Bidang studi ini berisikan mata kuliah-mata kuliah yang berfokus pada pengkajian hukum yang terkait pencegahan dan penanggulangan kejahatan. Fokus dari bidang studi ini utamanya adalah mengenai pembahasan hukum pidana secara materiil dan bagaimana sistem peradilan pidana diterapkan dalam kaitannya dengan pemberantasan tindakan-tindak pidana tertentu di tengah masyarakat.

  1. Bidang Studi Hukum Tata Negara.

Bidang studi ini berisikan mata kuliah-mata kuliah yang difokuskan pada perangkattatanan hukum khususnya di Indonesia maupun di negara-negara tertentu dalam kaitannya dengan pembentukan dan tatanan kekuasaan Lembaga-lembaga Negara, serangkaian peraturan perundang-undangan sesuaikonstitusi Indonesia, serta fungsi konstitusi sebagai rambu-rambu dalam menjalankan sebuah Negara.

  1. Bidang Studi Hukum Administrasi Negara.

Bidang studi ini berisikan mata kuliah-mata kuliah yang fokus pada pembahasan mengenai jalannya administrasi sebuah negara dipandang dari tatanan ilmu hokum, memberikan pemahaman tata administrasi pengelolaan pemerintahan yang baik sesuai dengan kaidah-kaidah penyusunan peraturan perundang-undangan yang juga baik. Meliputi mata kuliah; Hukum Aminiistrasi Negara, dan Metode Tehnik Penulisan Undang-undang

  1. Bidang Studi Hukum Internasional.

Bidang studi ini berisikan mata kuliah-mata kuliah yang berkaitan dengan perjumpaan yurisdiksi hukum lintas negara baik yang bersifat publik maupun keperdataan, meliputi mata kuliah Hukum Internasional dan, Hukum perdata internasional, dan hukum perdagangan internasional..

  1. Bidang Studi Hukum Acara.

Bidang studi ini berisikan mata kuliah-mata kuliah yang fokus pada penerapan hukum materiil (substantive) dalam sistem peradilan. Bidang studi ini juga memberikan pemahaman mendasar mengenai bagaimana cara beracara yang ideal sesuai dengan kaidahkaidah hukum acara dalam peradilan, meliputi: Hukum acara perdata, hukum acara pidana, hukum acara peradilan Tata Usaha Negara, Hukum acara Mahkamah Konstitusi, dan lewat kegiatan peradilan semu (moot court) meliputi: Praktek Latihan Kemahiran Hukum Negosiasi dan Kontrak, Praktek Latihan Kemahiran HukumPerdata dan PTUN, Praktek Latihan Kemahiran Hukum Pidana.

  1. Bidang Studi Hukum Masyarakat dan Pembangunan. Bidang studi ini berisikan mata kuliah-mata kuliah dengan pendekatan interdisiplin dalam pengkajian ilmu hukum dengan disiplin ilmu seperti sosiologi, antropologi dan ekonomi. Bidang studi ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepekaan sosial bagi calon sarjana hukum agar tidak sekadar dapat membaca peraturan perundang-undang semata namun dapat menilai relevansinya terhadap relasi-relasi sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.